Sungguh malu, saat aq menghadapi kesulitan, aq bersedih dan langsung bersikap lemah. Aq hanya diam, menyerah, dan berbicara mengeluarkan berbagai alasan-alasan mengapa Aq menyerah. Aq kadang menyalahkan orang lain, lingkungan, atau kondisi di sekitar.
Alasan-alasan ini hanyalah bukti kelemahan aq, bukti bahwa aq tidak kuat menghadapi berbagai masalah yang muncul. Padahal Tuhan melarang aq bersikap lemah dan bersedih. Aq harus tetap tegar sekokoh batu karang dan tidak bersedih atas segala kesulitan dan beban yang menghimpit.
Hapuslah air mata, bangunlah dari tidurmu. Bangkitlah, karena aq sesungguhnya kuat untuk menghadapi berbagai cobaan yang menerpa. Bersikap lemah dan larut dalam kesedihan tidak akan memberikan solusi bagiQ. Berharap belas kasihan? Tidak dijamin, malah bisa saja aq ditertawakan oleh orang lain. Kesedihan malah memadamkan api energi dalam tubuhQ untuk bertindak dan berkarya.